Beranda > KAJIAN STUDI ISLAM, Ulumul Qur'an > Pengetahuan Mengenai yang Pertama Turun dan yang Terakhir

Pengetahuan Mengenai yang Pertama Turun dan yang Terakhir

Satu bukti lagi betapa kitab suci (Alquran) itu menjadi pusat perhatian dan kajian utama dari agama ini ialah adanya pembahasan mengenai yang turun pertama dan yang terakhir. Bahasan ini meliputi tentang ayat yang pertama kali diturunkan dan yang terakhir diturunkan dan ayat yang pertama kali diturunkan menurut persoalannya, misalnya ; ayat Alquran yang turun pertama kali tentang makanan, tentang peperangan, hukum dsb.

Pembahasan ini bermanfaat dalam banyak hal, terutama dalam kajian siroh (sejarah) dan Hukum. Dengan mengetahui urut‐urutan turunnya ayat, sejarawan dapat dengan mudah mengetahui banyak hal yang berkenaan dengan sejarah, misalnya ; kondisi psikologis kaum muslimin yang berbeda di era makkah dan di era madinah atau fase dakwah sembunyi‐sembunyi , dan terang‐terangan dapat tergambar dan dikonfirmasi oleh urutan turunnya ayat dan gaya pembicaraan serta seluk beluk retorikannya.

Manfaatnya dari sisi hukum dapat diketahui misalnya dari pengharaman Khamar. Pelarangan khamar melalui tiga tahap (tidak langsung diharamkan) dapat diketahui dengan mudah melalui urutan ayat‐ayat yang bicara tentang khamar.

Ayat yang pertama adalah Al Baqarah ; 219 “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: ‘Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.'”

Kemudian turun Surah an‐Nisa’: 43“Wahai orangorang yang beriman, janganlah kamu melakukan shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, supaya kamu mengerti apa yang kamu ucapkan.”

Berikutnya turun satu ayat dalam Surah al‐Ma’idah: 90‐91 “Hai orangorang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah  perbuatanperbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).”

Dari Ibn Umar; dia berkata: “Telah diturunkan tiga ayat mengenai khamar. Yang pertama Mereka bertanya kepadamu tentang khamar… Dikatakan kepada mereka: Khamar itu diharamkan. Maka mereka bertanya: ‘Wahai Rasulullah, biarkan kami memanfaatkannya seperti dikatakan Allah.’ Rasulullah diam. Lalu turun ayat ini Janganlah kamu salat sedang kamu dalam keadaan mabuk. Maka dikatakan kepada mereka bahwa khamar itu diharamkan. Tetapi mereka berkata: ‘Wahai Rasulullah, kami tidak akan meminumnya menjelang waktu salat.’ Maka Rasulullah pun diam pula. Lalu turunlah ayat ini Wahai orang‐orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamar dan berjudi, maka kata Rasulullah kepada mereka: ‘Khamar sudah diharamkan.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: